Obrolan tentang ‘merk’ atau ‘brand’, selalu menarik.
Apakah yang kita bayangkan waktu seseorang menyebut ’VIRTUE’ atau ’MERCEDES’ tentu berbeda waktu orang lain menyebut ’ NEXIA’ atau ’DAIHATSU’....
Tapi untuk membangun suatu image, ternyata bukan perkara mudah. Berapa miliar rupiah yang dibelanjakan untuk iklan setiap tahunnya ? Kita pasti geleng – geleng kepala....ck..ck...ck....sebegitu banyak itu, uang semua ?
Dalam dunia ’branding’ dikenal istilah ’mind share’, ‘market share’ dan ‘commitment share’ juga ada istilah ‘top of mind’…..
Kalau kita membayangkan mobil, misalnya….merk apa yang pertama terbayang di benak kita? Nah itu mind share…tapi karena apa daya uang di dompet….akhirnya kita beli merk C saja……nah itu adalah market share. Kok enak pakai merk C ? Beli lagi 2, ah….nah itu commitment share…… (sstt…..semoga saya nggak salah, hehehe… wong ini amatiran, kok….).
Kemampuan suatu merk ‘mengintrodusir’ bawah sadar lewat bombardir iklan di TV, radio, media cetak, baliho, dlsb sungguhlah hebat sehingga kadang suatu merk menjadi nama generik barang tersebut. Contohnya ini:
- ODOL. Odol adalah (dulu) merk pasta gigi. Pada tahun 80-an, saya masih sempat ‘merasakan’ odol ini. Tapi entah kenapa, sekarang kalah terkena terpaan produk – produk Unilever. Kalau dulu, saya bilang ...”Buu...odolnya habis...” Sampai sekarang pun ya tetep.....”Odolnya yang Pepsodent aja.......
- WING. Wing adalah merk sabun colek yang warna kuning itu....
- DOP. Dop, pertama adalah merk bohlam lampu pijar
- PAMPERS. ”Ma, pempersnya habis, lhoo..... Beli pempers yang HUGGIES aja, jangan SWEETY.....
- AQUA. Beli aqua yang VIT, jangan aqua yang TOTAL...
- KODAK. Difoto pakai kodak merk apa, tho? Kok hasilnya ciamik?
- LEVIS. ”Levis Wrangler- ku mana, tho? Kalau dicuci, aku pakai levis yang LEA saja...
- ORSON. Orson adalah merk syrup seperti sirup ABC sekarang
- BAYGON untuk obat semprot nyamuk
- RINSO untuk detergent
- SANYO untuk pompa air
- SOFTEX untuk pembalut wanita (kalau di TV, semua perempuan berdarah biru, hihihi )
- WALKMAN, ada walkman SONY, ada walkman SANYO...
- TOA untuk menggantikan ‘megaphone’
- TAMIYA untuk mainan mobil radio kontrol
- HONDA
Kalau ini, ada cerita....Alkisah baru sehari sampai di Padang Panjang, mas B yang asal Wonogiri itu tertangkap polisi... ”Lho pak, kok bisa tho saya ditilang karena ndak pakai helm?” katanya ngotot.....
”Sebab, bapak tidak pakai helm...” kata pak polisi asli Padang Panjang itu....
”Lhoo.....bapak gimana, tho pak....di spanduk itu ada tulisan : Pengendara HONDA wajib memakai helm..”
”Terus......?” kata pak polisi itu
”Ealah bapak......Bapak tahu sendiri, saya ini pakai SUZUKI......” kata mas B.......
Tentang konsep branding inilah menurut beberapa pakar merk, mobil merk NISSAN itu susah laku di Indonesia karena merk yang dekat dengan bau kematian . TOKAI, merk korek gas itu katanya juga susah...... Kalau yang ini, saya belum tahu....
Ada yang tertarik jadi agen resmi Indonesia?