Muhammad's posts with tag: nr
|  | Ini NR paling nekat sampai detik ini.... ALASAN PERTAMA, saya baru sampai bogor hari Jum'at sore setelah lama 'jalan-jalan' ke Jawa Timur, jadi ada alasan untuk menolak NR ini... ALASAN KEDUA, sejak sore Bogor hujan deras dan baru reda sekitar jam 18.30. Saya bayangkan rute yang alamaak lumpurnya.... ALASAN KEDUA, ternyata banyak TCC'er yang mundur pada detik H....
Tapi semua alasan itu lewat setelah saya kontak pak Gun dan dengan semangat '45, pak Gun mengatakan (via HP): " SAYA SUDAH DI DEPAN YOGYA, PAK. IYA..NGGENJOT...SORRY....AGAK TELAT...SUDAH NGUMPUL SEMUA, YAA?" Akhirnya saya ketularan semangat dan segera memakai sepatu. Angin dingin. Awan bergerak cepat di sebelah barat (di atas SAWIT !!!) dan satpam yang memandang keheranan "Mau kemana, malam-malam, pak?" Saya acungkan jempol, "Jalan-jalan..." Diatas sadel, ngoper gear depan dan belakang, menyalahkan lampu, tiba-tiba saya merasakan semacam kegairahan, saya lihat ke atas, awan gelap berarak...tenaaang sudah bawa jas hujan.......saya semakin bersemangat... Saya juga tetep semangat meskipun tahu, kalau yang ikut NR hanya 3 orang, saya, pak Bram dan pak Gun saja... Dengan bersemangat juga, kami ngebut tanpa mengambil pit stop ke arah gerbang Billabong... Kami sepakat ke arah Candali karena kalau lewat musholla, bisa terjebak lumpur di awal-awal rute...Diselingi dangdutan hot sebelum Candali, kami mulai masuk rute offroad....suasana berbalik dengan rute yang sudah-sudah....disini gelap betul, dingin, dan asing.....daun-daun sawit yang melambai-lambai dan mendadak tersorot lampu terkadang seperti siluet orang yang mendadak berdiri di kiri kanan saya....hiiii......Beberapa kali, selintas saya melihat dua benda berpendar kehijauan yang bergerak mendadak di kanan saya.....mungkin luak yang mencari tikus atau ular.......... Jalanan mendadak tidak bersahabat, menanjak, berlumpur dan ada genangan air cukup dalam yang tertutup rumput. Beberapa kali kami terjebak di genangan - genangan air itu, ban sepeda menancap tidak bergerak. Saya jadi ingat rumah....ngapain nyasar-nyasar kesini, ya? Kami sampai di Pertigaan Bubut 1, kalau ke kanan, kita bisa sampai di Hill 1, tapi kalau kita lurus, kita bisa dapat turunan panjang sebelum menanjak ke Hill 2. Kami pilih alternatif kedua.... Lagi - lagi : Jalanan mendadak tidak bersahabat, berlumpur dan ada genangan air cukup dalam yang tertutup rumput. Beberapa kali kami terjebak di genangan - genangan air itu, ban sepeda menancap tidak bergerak. Tapi bulan mulai muncul dan kerlap-kerlip lampu yang berserak di bawah sungguh sayang untuk dilewatkan..... Kami sampai di simpang empat dengan sukses.... Setelah istirahat sejenak, kami berangkat lagi ke arah hill 2....rute siksaan yang kalau siang benar-benar garang, malam itu sangat ramah. Angin bertiup dingin, lampu kerlap-kerlip mengiringi perjalanan kami dan yang penting, jalan yang kami duga menyiksa ternyata sangat bersahabat.... Permasalahan muncul kembali waktu kami belok kiri kearah Hill 2. Jalanan tanah yang terkena hujan menjadi bubur lumpur dan licin sekali untuk dilewati...Ban sudah menjadi donat tapi sepeda masih bisa dinaiki.... Akhirnya sampai juga kami di Hill 2.....Indah...Sunyi.....
KITA ADALAH SETITIK DEBU DI KEMAHALUASAN SEMESTA INI.......
Entah siapa yang memulai, kami tiba-tiba merencanakan menikmati purnama sekaligus matahari terbit dari Hill 2 bulan depan....
|
| |